Wagub Jabar SMK dan Industri Harus Bersinergi

Wagub Jabar: SMK dan Industri Harus Bersinergi

Wagub Jabar: SMK dan Industri Harus Bersinergi

Wagub Jabar SMK dan Industri Harus Bersinergi
Wagub Jabar SMK dan Industri Harus Bersinergi

Salah satu keinginan warga Jawa Barat adalah adanya penerapan tenaga kerja

yang masif di Jawa Barat dan potensi itu hanya bisa diwujudkan oleh siswa siswa SMK yang memiliki keahlian dan kesiapan di bidang industri. Maka sinergi antara SMK dengan pihak industri khususnya yang ada di Jawa Bara haruslah terjalin dan berjalan dengan masif.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum dalam acara pembukaan lomba kompetensi siswa 2018 di Gedung Graha pariwisata, Kecamatan Cikarang Timur, kabupaten Bekasi, Selasa 16 Oktober 2018.

Selain pembukaan LKS 2018, salah satu agenda acara hari itu adalah adanya penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) antara pihak SMK dengan beberapa Perusahaan yang ada di daerah Jawa Barat.

Uu mengatakan, saat pada masa kampanye dulu,

ia melakukan survei tentang apa yang diinginkan oleh warga Jabar. “Dan salah satunya keinginannya yaitu adanya penyerapan tenaga kerja. Dengan begitu, maka ini sejalan dengan kelahiran SMK yang memiliki tujuan menciptakan lulusan yang siap terjun di dunia industri. SMK adalah solusi untuk meningkatkan daya serap kerja,” tutur Uu.

Dengan demikian, Uu berharap perjanjian yang dibuat tidak hanya selesai di atas meja, melainkan harus dilaksanakan dan dibuktikan dengan adanya penyerapan tenaga kerja yang nyata di lapangan.

“Mudah-mudahan ini tidak hanya sebatas MoU, kemudian bahasa istilah

sundanya itu tukcing, dibentuk cicing. Kalau hanya seremonial, lebih baik tidak perlu dilakukan,” kata Uu.

Acara LKS 2018 berlangsung dsri 16 ampai 19 Oktober 2018. Diikuti oleh 447 peserta yang terdiri dari 27 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat, para peserta akan mengikuti 26 mata lomba yang dilombakan.***

 

Baca Juga :