Usaha Budidaya Ikan Arwana yang Menggiurkan

Usaha Budidaya Ikan Arwana yang Menggiurkan – Ikan arwana adalah galat satu jenis ikan hias yang mempunyai harga jual sangat tinggi. Bahkan harga dan permintaan akan ikan ini pun terus melambung, harga ikan arwana tergantung berdasarkan jenisnya, dilansir berdasarkan bahasikan.Com, buat ikan Arwana Super Red bisa dihargai kisaran 20-30 juta rupiah. Beberapa jenis ikan arwana antara lain ikan arwana silver, Banjar Red, Golden Red, Golden, Super Red, dan masih poly lagi. Tingginya permintaan tentu juga akan mengakibatkan penangkapan ikan arwana di alam semakin meningkat. Oleh karena itu, agar nir mengganggu ekosistem di alam, langkah budidaya perlu dilakukan.

Saat ini, budidaya arwana mungkin nir sebanyak budidaya ikan air tawar buat konsumsi, hal ini dikarenakan harga benih arwana yang jua cukup mahal. Akan tetapi bila budidaya ikan arwana ini ditekuni akan membuat laba yg tinggi, mengingat peminat ikan ini cukup poly.

Cara budidaya ikan arwana hampir sama misalnya budidaya ikan secara umumnya. Hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya ikan arwana adalah kualitas air kolam yang disesuaikan menggunakan daerah asal asli arwana. Kualitas air buat arwana terutama bisa dipandang dari derajat keasaman (pH), suhu, taraf kesadahan, & kandungan oksigen pada air. Arwana adalah jenis ikan yg sangat peka terhadap perubahan kualitas air. Kualitas air yg sesuai buat pembenihan arwana adalah suhu 27-29°C menggunakan derajat keasaman (pH) 6,lima-7,5.

Teknik budidaya ikan arwana Banjar Red yg sudah berhasil dilakukan sang Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BBIAT) Mandiangin, Kalimantan Selatan bisa dijadikan menjadi pedoman dalam memulai usaha budidaya ikan arwana. Teknik budidayanya meliputi:

1. Persiapan kolam, menggunakan cara kolam dikeringkan menggunakan maksud buat menaikkan alkalinitas.
Dua. Penebaran induk, tentunya perlu aklimatisasi sebelum ditebar. Induk ditebar ke kolam menggunakan padat tebar 7-10 ekor/100m2 menggunakan perbandingan jantan dan betina adalah 1:1.
3. Pemberian pakan induk, dilakukan 1-dua hari sekali dalam pagi hari berupa ikan rucah atau udang (jumlah pakan tiga-5% menurut bobot tubuh ikan).
4. Pengelolaan kualitas air, dilakukan menggunakan mempertahankan pH air.
Lima. Pemijahan, dilakukan secara masal yg merupakan teknik pemijahan alami dengan cara menyatukan induk jantan & betina dalam suatu komunitas dalam kolam pemijahan.
6. Perawatan larva yang pada biasanya panen larva bisa dilakukan 50-60 hari semenjak induk ditemukan mengeram. Perawatan larva dan pro larva difokuskan pada kualitas air.

Sumber : FAUNADANFLORA.COM