Setelah WannaCry, Kini muncul Serangan Ransomware Baru Dengan Nama Bad Rabbit

Setelah WannaCry, Kini muncul Serangan Ransomware Baru Dengan Nama Bad Rabbit

Setelah WannaCry, Kini muncul Serangan Ransomware Baru Dengan Nama Bad Rabbit

Setelah WannaCry, Kini muncul Serangan Ransomware Baru Dengan Nama Bad Rabbit
Setelah WannaCry, Kini muncul Serangan Ransomware Baru Dengan Nama Bad Rabbit

Aturan pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor 14 Tahun 2017 terkait registrasi ulang untuk seluruh pengguna kartu SIM prabayar akan segera berlaku mulai 31 Oktober 2017 hinga 28 Februari 2018 mendatang.

Para pengguna di wajibkan untuk segera melakukan registrasi ulang nomor ponsel

yang mereka gunakan dengan menyertakan NIK dan NO KK mereka sesuai dengan data yang di keluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kementrian Dalam Negeri.
Muat Lebih

Mulai Hari Ini, Semua Nomor Yang Belum Registrasi Tak Lagi Bisa Di GunakanNIK Dan No KK Anda Bermasalah Saat Registrasi Ulang Kartu Prabayar, Hubungi 3 No Ini Untuk Meminta BantuanHari Terakhir, Masih Banyak Masyarakat Yang Gagal Registrasi Ulang Kartu SIM. Bagaimana Nasib Nomor Mereka

Baca Juga : #4 Tips Untuk Melawan Cyber Bullying Di Sosial Media

Masing-masing operator telah mengeluarkan himbauan dan tata cara

melakukan registrasi ulang nomor ponsel kepada seluruh pelangganya.

Registrasinya sendiri bisa melalui dua cara yakni dengan cara mengirim SMS atau bisa melalui pendaftaran online melalui website yang sudah di sediakan oleh masing-masing oparator seluler.

Supaya Anda tidak bingung, kami telah membuat rangkuman singkat format sms

yang benar saat melakukan registrasi ulang nomor ponsel anda untuk tiap tiap oparator seluler di tanah air.

Format SMS pendaftaran ulang untuk pelanggan baru

Untuk cara pendaftaran bagi pelanggan baru, masing-masing operator menyediakan format berbeda untuk daftar ulang nomor handphone mereka melalui SMS.

 

Sumber :

https://poekickstarter.com/