Protokol Keamanan WPA2 Berhasil Dibobol, Pengguna Wi-Fi Di minta Waspada

Protokol Keamanan WPA2 Berhasil Dibobol, Pengguna Wi-Fi Di minta Waspada

Protokol Keamanan WPA2 Berhasil Dibobol, Pengguna Wi-Fi Di minta Waspada

Protokol Keamanan WPA2 Berhasil Dibobol, Pengguna Wi-Fi Di minta Waspada
Protokol Keamanan WPA2 Berhasil Dibobol, Pengguna Wi-Fi Di minta Waspada

” No System Is Save “, istilah ini begitu populer di kalangan dunia IT.

Bahwa tak ada jaminan sistem atau perangkat yang kita pakai saat ini akan selalu aman untuk kita gunakan. Salah satu yang menjadi isu penting sejak dulu adalah mengenai jaminan keamanan pada jaringan nirkabel atau koneksi wi-fi yang kita gunakan. Para pengguna koneksi wi-fi, terutama wi-fi publik di minta untuk lebih memperhatikan keamanan perangkat mereka setelah dalam sepekan terakhir ini beredar isu mengenai protokol keamanan WPA2 pada wi-fi berhasil di tembus yang memungkinkan para penjahat cyber untuk menginfeksi malware pada perangkat korban atau mencuri data-data sensitif pada perangkat yang terkoneksi pada jaringan Wi-Fi.
Baca Juga : Microsoft Siapkan Hadiah Rp 1 Milliar Bagi Hacker Yang Mampu Menembus Sistem Mereka

Adalah analis kemanan digital dari Computer Emergency Rediness Team yang berbasis di Amerika serikat yang pertama kali melaporkan adanya kerentanan pada protokol keamanan WPA2 Wi-Fi yang berhasil di bobol. WPA2 sendiri merupakan protokol keamanan pada Wi-Fi yang menggantikan protokol WEP sejak tahun 2003 karena sudah dianggap tak lagi aman untuk di gunakan.
Muat Lebih

Waspada, Hacker Bisa Ambil Alih Akun TikTok Lewat Celah IniApple

Bersedia Membayar Rp 14 M Bagi Penemu Bug di Perangkat MerekaKetahuan Kumpulkan Data, Google Tendang Avast & AVG dari Chrome Web Store

Di beri nama Key Reinstallation Attacks atau di singkat KRACK, serangan ini memanfaatkan lubang keamanan pada protokol tersebut meskipun dalam keadaan terproteksi dengan menggunakan password.
Baca Juga : Jutaan Data Akun Layanan Pemendek URL Bit.Ly Di Retas

Marty Vanhoef, salah satu analis dan peneliti dari CERT y

ang menemukan metode serangan ini menjelaskan skema serangan yang memanfaatkan protokol keamanan WPA2 ini. Menurutnya, serangan KRACK ini bekerja dengan cara mengirim paket data secara terus menerus sehingga memaksa router WiFi untuk menyerah. Namun uniknya, kiriman paket data dalam jumlah besar tersebut tidak di anggap sebagai sesuatu yang mencurigakan oleh sistem karena dianggap sebagai upaya pengguna untuk masuk ke dalam jaringan.

 

Baca Juga :