Pesantren Berperan Dalam Pembangunan Ekonomi Masyarakat

Pesantren Berperan Dalam Pembangunan Ekonomi Masyarakat – Indonesia sebagai negara menggunakan penduduk muslim terbesar pada dunia memiliki potensi yg sangat akbar buat sebagai pusat perekonomian ekonomi Islam global. Selain pada dukung oleh besarnya jumlah penduduk muslim, Indonesia pula memiliki faktor pendukung lain yang strategis apabila dibandingkan dengan negara lain yaitu faktor adanya forum pendidikan Islam tradisional berupa Pondok Pesantren.

Dalam perjalanannya pesantren ternyata nir hanya berkutat menurut satu buku ke kitab . Pesantren bukan lagi terbatas sebagai tempat pendidikan ajaran islam saja. Tetapi, kiprah-peran ekonomi poly dilakukan sang pesantren menggunakan segala pola adaptasinya, keliru satunya adalah sebagai sentra pengembangan ekonomi kerakyatan atau ekonomi umat.

Namun, pada kenyataannya menggunakan potensi yg demikian akbar sampai waktu ini ekonomi Islam masih belum bisa bersaing menggunakan sistem ekonomi konvensional. Indonesia masih tertinggal berdasarkan Negara-negara lain, terutama Negara tetangga Malaysia.

Hal ini yang menciptakan Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional, Soetrisno Bachir pada diskusi bersama santri pada Pondok Pesantren tebuireng Jombang, Jawa Timur, menekankan pentingnya kiprah pondok pesantren dalam pembangunan ekonomi Indonesia.

Menurut Soetrisno Bachir, pengenalan langsung kepada masyarakat khususnya santri yg perlu dilakukan & dibarengi dengan edukasi mengenai pentingnya berekonomi dengan memakai sistem ekonomi Islam. Pasalnya tanpa adanya pengenalan & edukasi, tidak mungkin bisa mengubah pandangan warga akan pentingnya berekonomi dengan menggunakan sistem ekonomi yang sesuai menggunakan ajaran agama Islam. Dalam hal ini, peranan pondok pesantren menjadi forum dakwah dan pendidikan Islam sebagai sangat penting, pada mana sebagian akbar masyarakat muslim Indonesia masih menganggap pondok pesantren dengan kyainya sebagai surat keterangan primer pada kehidupan keberagaman maupun kemasyarakatan.

Dengan potensi dan integritas pondok pesantren yg tinggi dimata sebagian akbar rakyat Indonesia, maka nir terdapat salahnya strategi pengembangan ekonomi Islam mampu dimulai dari pemberdayaan pesantren yg secara kuantitas juga kualitas memiliki seluruh yg diperlukan dalam percepatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dalam hal kuantitas, setidaknya jumlah pondok pesantren pada Indonesia tersebar hampir disetiap penjuru tanah air berdasarkan sabang hingga merauke. Sementara menurut segi kualitas sekolahan.co.id/ , kyai juga santri pondok pesantren mempunyai keunggulan pada bidang pemahaman teori dan konsep-konsep ekonomi Islam yang mumpuni.

Soetrisno Bachir jua menekankan, ketika ini dunia pesantren membutuhkan optimalisasi pendidikan di bidang ekonomi syariah. Hal ini perlu dilakukan supaya pendidikan pesantren tetap up to date menggunakan perkembangan zaman dan memiliki kekuatan adaptif terhadap kebutuhan rakyat.