Penyebab Epilepsi

Penyebab Epilepsi

Penyebab Epilepsi

Penyebab Epilepsi
Penyebab Epilepsi

Epilepsi sering terjadi akibat trauma lahir, asphyxia neomatorik, cidera kepala, beberapa penyakit infeksi (bakteri, virus, parasit) keracunan, (karbon monoksida dan menunjukkan keracunan). Masalah sirkulasi, demam, gangguan, metabolisme, dan nutrisi / gizi dan stoksifikasi obat-obatan atau alcohol, juga dapat dihubungkan dengan adanya tumor otak, abses dan kelainan pembawaan keadaan yang menyebabkan kelemahan, beberapa tipe epilepsy yang menyerang sebelum usia 20 tahun merupakan kelompok terbesar 75% dari tersebut (Brunner, 2002).
Menurut Sarwono (2001) epilepsy yang sering terjadi akibat lepas obat merupakan penyebab kejang yang sering terjadi pada dewasa (alcohol, barbitura, dan sedative lain). Intoksitasi dapat mencetuskan serangan kejang pada epilepsy pasca trauma sebagai dampak sering jatuh. Biasanya srangan penderita epilepsy tidak terkontrol dengan serangan ulang karena tidak minum obat secara teratur. Perubahan pola hidup, stress emosi, menstruasi atau gangguan tidur dapat menyebabkan gangguan kejang. Kenaikan takaran obat yang diberikan selama penderita mengalami infeksi, epilepsy biasanya tidak terkontrol dengan baik dan mengalami perubahan yang tidak jelas.
Faktor penyebab berkaitan dengan usia timbulnya serangan adalah:
1. Bayi dan anak: trauma lahir mal formasi, kongenital, infeksi, trauma, kelainan metabolic, idiopatik.
2. Remaja: idiopati, trauma, berkaitan dengan obat.
3. Dewasa muda: trauma, alcohol, neoplasma, berkaitan dengan obat AVM.
4. Usia Menengah, neoplasma, alcohol, penyakit pembuluh darah, trauma, AVM.
5. Lebih 65 tahun: penyakit pembuluh darah, neoplasma, penyakit degenerasi.

Sumber : https://busbagus.co.id/