Menristekdikti Indonesia Miliki 81 Pusat Unggulan Iptek Utama

Menristekdikti: Indonesia Miliki 81 Pusat Unggulan Iptek Utama

Menristekdikti: Indonesia Miliki 81 Pusat Unggulan Iptek Utama

Menristekdikti Indonesia Miliki 81 Pusat Unggulan Iptek Utama
Menristekdikti Indonesia Miliki 81 Pusat Unggulan Iptek Utama

Indonesia sampai saat ini telah memiliki 81 pusat unggulan iptek

(PUI). PUI ini diharapkan akan mendorong produk inovasi di Indonesia. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan sampai dengan akhir 2019, secara kumulatif telah dilakukan pembinaan kepada 137 Lembaga Pusat Unggulan Iptek (PUI) yang berasal dari 52 Lembaga Pemerintah Kementerian (LPK), 50 Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), 28 Perguruan Tinggi, dan 7 Badan Usaha.

Dari jumlah tersebut telah ditetapkan sebanyak 81 Pusat Unggulan Iptek

Utama dengan berbagai bidang. ‚ÄúDari jumlah 81 PUI yang sudah mature ini, minimal harus memiliki 2 indikator yang pertama adalah PUI harus bisa menghasilkan publikasi dan bisa menghasilkan program doktor, ” ungkap Nasir saat memberikan arahan pada acara Silaturahmi Nasional Lembaga Litbang Indonesia 2019 di Auditorium Gedung D Kemenristekdikti, Jakarta, kemarin.

Yang kedua, lanjutnya, dari riset yang sudah dihasilkan tersebut harus bisa menghasilkan produk

yang bisa bermanfaat kepada masyarakat. Contohnya yang sudah ada yaitu riset di bidang kopi dan implan untuk gigi. Nasir mengatakan, riset harus bisa dihilirisasi secara langsung ke industri atau difasilitasi ke industri melalui mediasi pemerintah. Selain itu, penelitinya pun tidak boleh cukup hanya meneliti di dasarnya saja, tetapi harus ditingkatkan pada riset terapan atau riset pengembangan agar ke depannya riset dapat menambah jumlah inovasi yang masih sangat kecil.

 

Sumber :

https://civitas.uns.ac.id/kasiono/3c-toolbox-pro/