Mengukur Kapasitas

Mengukur Kapasitas

Ukuran penggunaan kapsitas meliputi jumlah jam (atau presentasae total waktu yang tersedia) yang digunakan fasilitas, tenaga kerja, dan peralatan secara produktif untuk menghasilkan pendapatan, dan juga presentase ruang yang tersedia (misalnya, tempat duduk, kapasitas angkutan barang per kubik, dan pita lebar telekomunikasi) yang benar-benar dimanfaatkan untuk mengahasilkan pendapatan. Dalam usaha jasa yang direncanakan dan dikelola dengan baik, kapasitas fasilitas, peralatan pendukung, dan petugas jasa akan diseimbangkan. Sama halnya pengoperasian yang dijalankan dengan berurutan akan dirancang untuk meminimalkan kemungkinan kemacetan pada setiap titik dalam proses tersebut, namun dalam praktiknya akan senantiasa sulit mencapai kondisi ideal ini.

2.1.2.3 Menambah dan Mengurangi Tingkat Kapasitas

Sebagian kapasitas bersifat elastis dalam kemampuannya menyerap tambahan permintaan. Gerbong kereta bawah tanah misalnya, dapat menawarkan 40 tempat duduk dan menyediakan ruang untuk berdiri bagi 60 penumpangh lainnya dengan pegangan dan luas lantai yang memadai untuk semuanya. Namun pada jam-jam sibuk, ketika terjadi keterlambatan jadwal, barangkali 200 penumpang yang berdiri dapat ditampung dalam kondisi seperti ikan sarden. Petugas jasa mungkin saja dapat bekerja dengan tingkat efisiensi tinggi  dalam kurun waktu singkat, tetapi akan cepat lelah dan mulai memberikan jasa yang buruk jika mereka harus bekerja secepat itu sepanjang hari.

            Strategi lain untuk menambah kapasitas dalam kerangka waktu tertentu adalah dengan memanfaatkan fasilitas dalam waktu yang lebih lama, misalnya univarsitas yang menawarkan kuliah malam dan program musim panas, perusahaan penerbangan yang memperpanjang jadwalnya. Kemungkinan lainnya, jumlah rata-rata waktu yang dihabiskan pelanggan (atau barang miliknya) dalam proses dapat dikurangi. Kadang-kadang hal ini dicapai dengan meminimalkan waktu fleksibel, seperti ketika tagihan segera disodorkan kepada sekelompok pelanggan yang bersantai setelah bersantap. Pada waktu lain, hal ini dapat dicapai dengan mengurangi tingkat pelayanan misalnya dengan menawarkan menu yang lebih sederhana pada

baca juga :