Mengendalikan Emosional

Mengendalikan Emosional

Mengendalikan Emosional

Mengendalikan Emosional
Mengendalikan Emosional

Seringkali kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan hanya karena ketidak mampuan kita dalam mengontrol emosional.  Sering kita marah bahkan menyimpan rasa sakit hati karena kesalahan yang ada pada diri kita. Kita sering merasa pintar padahal kita terjebak dalam tindakan  bodoh. Karena itu kita akan banyak kehilangan kesempatan bahkan banyak hal tak dapat kita peroleh karena kebodohan itu.

Jangan kita menyalahkan kendaraan karena kita tidak bisa mengendarainya. Seharusnya kita belajar untuk dapat mengendarainya hingga kita dapat memperoleh manfaat dari kendaraan itu. Jangan kita menyalahkan rekan kerja karena kesalahan kita sendiri tapi berusahalah untuk meperbaiki kesalahan yang kita lakukan tanpa harus melibatkan orang mereka dalam kesalahan yang kita lakukan. Kita dapat libatkan mereka dalam memperbaiki kesalahan kita. Tindakan2 bodoh yang kita lakukan hanya akan memperburuk keadaan dan hal itu seringkali hanya karena emosinal.

Dalam belajar, kita sering merasa kesulitan untuk memahami suatu permasalahan. Sering hal itu juga terjadi karena emosional. Kita akan merasa kesulitan mengikuti perkuliahan bila kita telah menyimpan prasangka buruk pada seorang dosen. Kita tidak akan memperoleh apa2 dari seorang dosen karena dalam otak kita telah terukir jaringan2 keburukan tentang dosen tersebut. Tanpa terkendali dihadapan kita hanya akan terlihat keburukannya, bagaiman kita mampu untuk menerima sesuatu darinya.

Akuntansi itu mudah, namun tidak sedikit orang yang mengalami kesulitan dalam mempelajari akuntansi. Bahkan ada yang memusuhi akuntansi tanpa peduli bahwa akuntansi itu diperlukan dalam setiap sisi kehidupan. Kita harus banyak belajar termasuk menghindarkan hal yang dapat menghambat kemampuan berfikir kita. Emosional selalu ada dalam hal apapun.

Sumber : https://fascinasiansblog.com/