Macam-Macam Asas-Asas Pendikan

Macam-Macam Asas-Asas Pendikan

  1. Asas Sejarah ( Historis )

Faktor sejarah dianggap sebagai salah satu faktor budaya yang paling penting yang mempengaruhi filsafat pendidikan, misalnya kepribadian nasional yang menjadi dasar filsafat pendidikan diberbagai masyarakat yang menjadi dasar filsafat pendidikan. Karena dengan mengetahui sejarah maka kita dapat belajar lebih banyak bagaimana kita harus bersikap sehingga kita tidak akan mengulangi kesalahan yang sama dengan kesalahan yang pernah di lakukan oleh nenek moyang terdahulu sehingga menjadikan seseorang itu lebih baik.

Sejarah juga bisa membuat seseorang menghargai orang lain. Misalnya saat seorang pelajar Indonesia mempelajari sejarah kemerdekaan Indonesia, maka akan menjadikan pelajar itu lebih menghargai para pahlawan karena jerih payahnya memperjuangkan kemerdekaan.[5]

  1. Asas Sosial

Pendidikan merupakan salah satu bentuk interaksi antar manusia. Aspek-aspek sosial pendidikan dapat digambarkan sengan memandang ketergantungan antara individu yang satu dengan yang lainnya.

Dimensi-dimensi yang sering dibicarakan dalam sosial pendidikan antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Fungsi-fungsi sosial yang dimainkan oleh pendidikan yang berlaku di sekolah, misalnya pewarisan budaya dari generasi tua ke generasi muda.
  2. Ciri-ciri budaya yang dominan dalam kawasan tertentu di sekolah. Misalnya istilah “pesantren” di Indonesia, sedangkan di Arab namanya “kuttab” .
  3. Faktor-faktor organisasi dari sistem birokrasi. Adanya sistem administrasi yang hirarkis dan berlaku pada tiap organisasi yang berlaku disekolah.
  4. Sistem pendidikan. Tidak ada  sistem pendidikan yang tetap dan statis, sistem pendidikan selalu berubah karena mengikuti perkembangan jaman.[6]

Asas yang memerhatikan penciptaan suasana sosial yang dapat membaangkitkan semangat kerja sama antara peserta didik dengan pendidik dan masyarakat sekitarnya dalam menerima pelajaran agar lebih berdaya guna dan berhasil guna. Pendidik dapat memfungsikan sumber-sumber fasilitas dari masyarakat untuk kepentingan pelajarannya dengan membawa peserta didik untuk karyawisata, survei, pengabdian masyarakat (service projct), dan perkemahan (school camping). Dalam hal ini Rasulullah SAW bersabda : “Sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling banyak manfaatnya terhadap manusia lain.” (al-Hadits).[7]

  1. Asas Ekonomi

Dalam bidang ekonomi, yang sangat relevan dengan pendidikan biasanya adalah hal-hal yang berkaitan dengan investmen dan hasilnya. Artinya, kalau modal yang ditanam sekian maka akan mengharapkan keuntungan dari hal itu. Negara – negara industri memerlukan waktu lebih banyak untuk belajar, ini artinya lebih banyak  investasi dalam pendidikan.  Sedangkan dinegara tertentu waktu belajar lebih sedikit dan tentunya budgetnya juga lebih sedikit. Hasil dari pendidikan tidak harus selalu bersifat uang, tetapi hal-hal yang tidak bersifat benda. Misalnya status, kesempatan, maupun penghargaan.[8]

  1. Asas politik dan administrasi

Salah satu aspek politik yaitu ideologi. Ideologi inilah yang ingin diterapkan disuatu negara melalui pendidikan, tetapi pelaksanaanya harus mempertimbangkan aspek-aspek administratif supaya bisa berkembang dengan baik. Sebenarnya asas ini sangat berkaitan dengan sistem pendidikan. Karena jika sistem pendidikan beru

 

https://bobhenneman.info/modern-conflict-2-apk/