Kelenjar Toroid

Kelenjar Toroid

Terdiri atas 2 buah lobus. Terletak disebelah kanan dari trakea diikat bersama oleh jaringan tiroid. Kelenjar tiroid merupakan kelenjar yang terdapat didalam leher bagian depan bawah melekat pada dinding laring. Kelenjar ini mempunyai dua lobus yaitu lobus kanan dan kiri. Antara kedua lobus dihubungkan dengan isthmus. Isthmus merupakan lapisan tipis dari tyroid.

Pada kelenjar tyroid terdapat 2 sel yaitu sel follicular dan sel para follicular. Sel-sel ini menghasilkan hormone tiroksin (T4) & triodotironin (T3) sedangkan sel parafollicular menghasilkan kalsitonin. Bahan dasar pembentukan hormon-hormon ini adalah yodium yang diperoleh dari makanan dan minuman. Fungsinya:

q  Tiroksin (T3) dan Triodotironin (T4) meningkatkan kecepatan laju reaksi  pada seluruh sel dalam tubuh sehingga meningkatkan laju metabolism secara umum.

q  Colcitonin menyebabkan deposisi kalsium di tulang sehingga mengurangi kosentrasi kalsium di cairan ekstrasel.

Selain itu fungsi hormon tiroid yaitu:

q  Mengatur laju metabolisme tubuh (meningkatkan konsumsi oksigen).

q  Memegang peranan penting dalam pertumbuhan fetus khususnya pertumbuhan syaraf.

q  Mempertahankan sekresi GH dan gonadotropin.

q  Merangsang pembentukan sel darah merah.

q  Efek kronotrofik terhadap jantung yaitu menambah kekuatan kontraksi otot dan menembah frekuensi irama jantung.

q  Mempengaruhi kekuatan dan ritme pernapasan sebagai konpensasi irama jantung tubuh terhadap kebutuhan oksigen akibat metabolisme.

q  Bereaksi sebagai antagonis insulin.

q  Pada anak mempengaruhi perkembangan fisik dan mental.

Kelenjar pada pankreas

Pankreas terletak di retroperitoneal rongga abdomen bagian atas, dan terbentang horizontal dari cincin duodenial. Panjang sekitar 10 – 20 cm dan lebar 2,5 – 5 cm. Mandapat pasokan darah dari arteri mesenterika superior dan splenikus.

Kelenjar pancreas berfungsi sebagai kelenjar eksokrin dan kelenjar endokrin. Sebagai kelenjar eksokrin, pancreas menghasilkan enzim-enzim yang membantu proses pencernaan makanan. Sedangkan sebagai kelenjar endokrin, pancreas menghasilkan hormon yang disekresikan kedalam pembuluh darah.

Pulau-pulau langerhans pada pancreas menghasilkan 3 hormon:

  1. Insulin (dihasilkan oleh sel betha)

Fungsi :  memacu masuknya glukosa ke dalam seluruh sel tubuh , dimana cara ini mengatur kecepatan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak sehingga menurunkan kadar glukosa darah.

  •  Pada hepar

ü Meningkatkan sintesa dan pemyimpanan glukosa

ü Menghambat glikogeolisis, glukoneogenesis, dan ketogenesis

ü Meningkatkan sintesa trigliserida dari asam lemak bebas di hepar

  • Pada otot

ü Meningkatkan sintesa protein

ü  Meningkatkan transportasi asam amino

ü Meningkatkan glikogenesis

  • Pada jaringan lemak

ü  Meningkatkan sintesa trigliserida dari asam lemak bebas

ü  Meningkatkan penyimpanan trigliserida

ü  Menurunkan lipolisis

  1. Glukagon (dihasilkan oleh sel alpha)

Fungsi : Meningkatkan pelepasan glukosa dari hati masuk ke       sirkulasi cairan tubuh. Glukagon meningkatkan glikogenolisis (pemecahan glikogen menjadi glukosa) dan meningkatkan glukoneogenesis. Dalam metabolisme lemak .

  1. Somastotatin (dihasilkan oleh sel darah/delta)

Fungsi : menurunkan sekresi insulin, glukogan, pertumbuhan hormon, dan beberapa hormon gastrointesrinal.

q Organ dan sasaran hormon-hormon tersebut adalah hepar, otot, dan jaringan lemak. Glukagon dan insulin memegang peranan penting dalam metabolisme karbohidrat, protein dan lemak. Bahkan keseimbangan kadar gula darah sangat dipengaruhi oleh hormon-hormon tersebut.

Sumber: https://newsinfilm.com/