Kelenjar Adrenal

Kelenjar Adrenal/ Suprarenal

Kelenjar ini terletak diatas ginjal dan berada dibelakang abdomen. Jumlahnya ada 2 bentuknya ceper dan lebih menonjol kebagian kutubnya.  Berat masing-masing kelenjar ini kira-kira 5 – 9 gram. Dan kadang juga di sebut sebagai kelenjar anak ginjal karena menempel pada ginjal.

Kelenjar adrenal terdiri dari 2 lapis yaitu bagian luar disebut korteks adrenal dan bagian dalam disebut medulla adrenal.

Korteks adrenal

Merupakan bagian terbesar dari berat keseluruhan kelenjar Adrenal + 90 % dari berat keseluruhan kelenjar adrenal. Berat bagian ini kira-kira 5–7 gam. Korteks adrenal merupakan bagian keluar dari kelenjar adrenal. Bagian ini terdiri dari sel-sel epitel yang besar dan berisi Limpoid. Sel-sel itu Foam Cell. Korteks adrenal esensial untuk bertahan hidup kehilangan hormone adrenokortikal dapat menyebabkan kematian.

Lapisan dari korteks Adrenal terbagi menjadi 3 bagian yang disebut dengan zona. Yaitu:

  1. Zona glomerul, yaitu lapisan yang paling luar.
  2. Zona fasiculata, yaitu lapisan bagian tengah
  3. Zona retikularis, yaitu lapisan paling dalam dekat dengan medulla.

Ada 3 kelas hormon steroid kortex adrenal:

  1. Mineralkortikoid (aldosteron)

Dibentuk pada zona glomerulos korteks adrenal. Hormon ini mengatur keseimbangan elektrolit dengan meningkatkan retensi natrium dan eksresi kalium. Aktifitas fisiologi ini selanjutnya membantu dalam mempertahankan tekanan darah normal dan curah jantung.

  1.  Glukokortikoid (kortisol)

Dibentuk dalam zona fasikulata , kortisol merupakan glukokortikoid uatama pada manusia. Kortisal mempunyai efek pada tubuh antara lain dalam : metabolisme glukosa (glukosaneogenesis) yang meningkatkan kadar gula darah, metabolisme protein, keseimbangan cairan dan elektrolit, inflamasi dan imunitas dan terhadap stessor.

  1. Gonadokortikoid (Hormon seks)

Korteks adrenal mensekresi sejumlah kecil steroid seks dari zona retikularis. Umumnya adrenal mensekresi sedikit androgen dan estrogen dibandingkan dengan sejumlah besar hormone seks yang disekresi oleh gonad. Namun kelebihan produksi hormone seks oleh kelenjar adrenal dapat menimbulkan gejala klinis. Misalnya, kelebihan pelepasan androgen menyebabkan virilisme, sementara kelebihan estrogen (missal : akibat karsinoma adrenal) menyebabkan ginekomastia dan retensi natrium dan air.

  1. Medulla adrenal

Terletak pada bagian dalam dari kelenjar adrenal sel-sel medulla. Adrenal berbentuk lonjong serta tersusun dalam kelompok-kelompok dan sekitarnya terdapat pembuluh darah kapiler. Sel-sel medulla adrenal yang mengeluarkan hormone disebut “ Sel chromaffin”. Medulla adrenal menghasilkan hormone :

Ø Adrenalin : meningkatkan denyut nadi, tekanan darah, denyut jantung dan lain-lain.

Ø Non Adrenalin : vasokontriksi arteri nadi dan meningkatkan kecepatan metabolisme.

Sumber: https://officialjimbreuer.com/