CARA MENGURANGI DAN MENGATASI PENGGUNAAN BAHAN BAKAR FOSSIL

CARA MENGURANGI DAN MENGATASI PENGGUNAAN BAHAN BAKAR FOSSIL

CARA MENGURANGI DAN MENGATASI PENGGUNAAN BAHAN BAKAR FOSSIL

CARA MENGURANGI DAN MENGATASI PENGGUNAAN BAHAN BAKAR FOSSIL
CARA MENGURANGI DAN MENGATASI PENGGUNAAN BAHAN BAKAR FOSSIL
  • A. Memproduksi Bahan Bakar Bebas Timbal (Pada Bensin)

Untuk meningkatkan bilangan oktan di Indonesia pada umumnya  digunakan hingga saat ini adalah Tetraethyl Lead (TEL). Penggunaan zat aditif tersebut diduga sebagai penyebab utama emisi timbal  yang terdapat pada udara. Pada proses pembakaraan bahan bakar yang mengandung senyawa TEL akan dihasilkan senyawa Pb anorganik, yaitu Pb0 (Pb Oksida) pada gas buang (emisi) dan senyawa tersebut pada umumnya akan bertahan di udara untuk kurun waktu yang cukup lama. Berdasarkan pada dampak negatif yang ditimbulkan akibat penggunaan TEL sebagai bahan aditif pada bahan bakar (bensin), maka penggunaan TEL di negara maju dan sebagian negara sedang berkembang sudah dilarang.

  • B. Catalitic Converter

Penurunan kualitas udara sebagian besar disebabkan oleh adanya penggunaan bahan bakar dari minyak bumi pada kendaraan bermotor. Ada beberapa cara untuk mengatasi masalah ini antara lain dengan mencari bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan menerapkan ambang batas dari gas buang kendaraan bermotor dengan penggunaan catalytic converter.

  • C.Pengembangan Kendaraan yang Irit  Bahan Bakar

 

  1. Teknologi EFI (electronic Fuel Injection)
  2. Teknologi VVT-i
  3. Mobil Hibrida

Baca Artikel Lainnya: