Cara Mencari Komponen Vektor

Cara Mencari Komponen Vektor

siapa di antara kamu yang puas merakit robot? Biasanya, bagi kamu yang kerap turut kompetisi robot nasional maupun internasional, tentu udah nggak diragukan lagi ya kemampuannya. Nah, di dalam merakit sebuah robot, tentu saja kamu memerlukan sebagian komponen atau bagian-bagian dasar, nih, seperti controller, sensor, actuator, chassis, dan lain sebagainya. Tapi, kamu tahu nggak, sih? Ternyata, bukan hanya robot saja yang mempunyai komponen-komponen, vektor terhitung punya, lho!

Hmm, vektor mempunyai komponen? Duh, nggak kebayang ya komponen vektor itu kayak gimana dan apa saja? Memangnya, vektor terhitung mempunyai bagian-bagian kayak robot?

Ternyata, komponen vektor yang dimaksud ini bukan seperti komponen-komponen terhadap robot ya, Squad. Komponen vektor sebetulnya merupakan proyeksi vektor terhadap sumbu-sumbu kartesius, baik itu sumbu x, y, maupun z yang berada di dekatnya. Simpelnya sih, komponen vektor merupakan bayangan berasal dari vektor di suatu sumbu kartesius. Gimana, paham? Nah, jikalau masih belum kebayang, yuk kita menyimak penjelasannya terhadap gambar tersebut ini.

Setiap vektor yang membentuk sudut tetap mampu diuraikan jadi dua buah vektor yang tegak lurus. Vektor pertama terletak terhadap sumbu x, mampu disebut dengan vektor komponen terhadap sumbu x. Sedangkan, vektor ke dua terletak terhadap sumbu y, mampu disebut dengan vektor komponen terhadap sumbu y.

Berdasarkan gambar di atas, ditunjukkan sebuah vektor A yang mampu diuraikan jadi komponen vektor terhadap sumbu x, yakni Ax dan komponen vektor terhadap sumbu y, yakni Ay. Misalkan, sudut antara vektor A dengan sumbu x adalah θ, maka besar Ax dan Ay mampu kita peroleh berasal dari perbandingan sinus (sin) dan kosinus (cos) yang udah kalian pelajari di studi Matematika sebelumnya

Apakah tiap-tiap melacak Ax tetap manfaatkan perbandingan cos dan tiap-tiap melacak Ay tetap manfaatkan perbandingan sin? Jawabannya TIDAK, Squad! Kamu jangan benar-benar terpaku bahwa sumbu x itu tentu manfaatkan perbandingan cos dan sumbu y tentu manfaatkan perbandingan sin, ya.

Lalu, gimana caranya nih supaya nggak bingung kudu manfaatkan perbandingan cos atau sin? Nah, tenang Squad, kamu ingat saja kata-kata, “cari kos-kosan yang dekat”.

Apa tuh maksudnya? Oke, baca baik-baik, ya. Jadi, jikalau kita inginkan melacak komponen vektor berasal dari suatu vektor yang membentuk sudut di salah satu sumbu, maka kita mampu manfaatkan perbandingan cos untuk sumbu yang jaraknya paling dekat dengan vektor tersebut. Sementara itu, kita mampu manfaatkan perbandingan sin untuk melacak nilai komponen vektor yang lainnya.

Selengkapnya : https://www.ruangguru.co.id/