Ajak Kerjasama Dibidang Pendidikan, Dakwah dan Kebudayaan, Liga Universitas Dunia Sambangi Istiqlal

Ajak Kerjasama Dibidang Pendidikan, Dakwah dan Kebudayaan, Liga Universitas Dunia Sambangi Istiqlal

Ajak Kerjasama Dibidang Pendidikan, Dakwah dan Kebudayaan, Liga Universitas Dunia Sambangi Istiqlal

Ajak Kerjasama Dibidang Pendidikan, Dakwah dan Kebudayaan, Liga Universitas Dunia Sambangi Istiqlal
Ajak Kerjasama Dibidang Pendidikan, Dakwah dan Kebudayaan, Liga Universitas Dunia Sambangi Istiqlal

Rombongan dari Liga Universitas Dunia yang dipimpin Syaikh Prof.Dr.Husamuddin Farfur dari Damaskus dan Syaikh Prof.Dr.AbdunNabi serta Dr.Yaman Ustuwani dari Cairo Mesir, menyambangi Masjid Istiqlal Jakarta guna membicarakan kerjasama dakwah, kebudayaan dan pendidikan, Jumat (19/08/2016).

Rombongan tersebut diterima langsung Ketua BPPMI KH Muzammil Basyuni

yang didampingi Ketua Umum Istiqlal Indonesia/Sekretaris BPPMI Rusli Effendi.

Kepada GoNews.co, Rusli Effendi menjelaskan, pertemuan tersebut juga berkenaan dengan rencana studi yang akan dilakukan Universitas Istiqlal ke Damaskus dalam waktu dekat ini.

“Banyak sekali yang kita sepakati dalam pertemuan tersebut. Kerjasama dibidang pendidikan dan dakwah islam adalah persoalan utama selain rencana kita melakukan study banding ke Damaskus dan insya allah saya sendiri yang akan pimpin rombongan dari Yayasan Istiqlal Indonesia,” ujar Rusli Effendy yang merupakan salah satu tokoh Riau di Jakarta.

Pada intinya kata dia, dalam pertemuan tersebut, pihak Liga Universitas Dunia juga berkeinginan untuk saling bertukar kebudayaan khususnya adalah budaya Islami termasuk kebudayaan Melayu.

“Indonesia ini sebagai bangsa yang mayoritas muslim, memiliki keanekaragaman

budaya islami yang tidak dimiliki oleh negara lain. Dari mulai tata cara adat istiadat islami di Indonesia juga sangat berbeda dengan negara-negara islam lainya. Mereka ke sini ingin bertukar informasi soal itu,” tukas Ketua Yayasan Istiqlal Indonesia itu.

“Masalah budaya sendiri saat ini memang dalam kondisi yang sangat menghawatirkan. Dimana budaya islam sudah mulai tergerus dengan banjirnya budaya-budaya barat yang cenderung lebih digandrungi oleh generasi muda di seluruh dunia. Dengan melihat fenomena itu, kita sepakat mengenalkan budaya islami dengan melalui pendidikan dan dakwah melalui dari kampus-kampus,” timpalnya.

Dengan dakwah tersebut kata Rusli yang juga politisi Partai Persatuan Pembangunan

(PPP) ini. Diharapkan bisa menangkal masuknya budaya-budaya barat yang bisa merusak mental para generasi muslim di seluruh dunia. (***)

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/iObb20cXUm0635F